Foto Harry Agustriono (batik kuning) saat peresmian pengoperasian KA Pandalungan 2. (Dok-istimewa).
Jember, Radarargopuro.com - Langkah masyarakat Jember menuju Jakarta kini semakin mudah. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember resmi mengoperasikan KA Pandalungan 2 relasi Jember-Gambir pulang pergi (PP), Kamis (18/6/2026).
Kehadiran kereta tambahan ini menjadi angin segar bagi warga di kawasan Tapal Kuda yang selama ini membutuhkan alternatif perjalanan menuju ibu kota dengan waktu yang lebih terukur dan kenyamanan yang lebih baik.
Peluncuran KA Pandalungan 2 bukan tanpa alasan. Tingginya minat masyarakat terhadap layanan KA Pandalungan yang sudah beroperasi sebelumnya menjadi dasar KAI menambah jadwal perjalanan.
Sepanjang 2025, kereta tersebut telah melayani lebih dari 409 ribu penumpang. Tren itu terus berlanjut pada 2026 dengan jumlah pelanggan yang terus meningkat.
Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, mengatakan penambahan layanan ini merupakan upaya perusahaan dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.
Menurutnya, kereta api kini tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pariwisata antar daerah.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak keberangkatan perdana dari Stasiun Jember. Ratusan penumpang memanfaatkan layanan baru tersebut untuk berbagai keperluan, mulai dari urusan pekerjaan, bisnis, pendidikan hingga kunjungan keluarga.
Dengan rangkaian delapan kereta eksekutif berbahan stainless steel dan kapasitas 400 kursi, KA Pandalungan 2 menawarkan perjalanan langsung yang menghubungkan Jember dengan sejumlah kota besar di Pulau Jawa hingga berakhir di Stasiun Gambir, Jakarta.
Tak hanya mempermudah perjalanan warga, kehadiran KA Pandalungan 2 juga diharapkan membawa manfaat lebih luas bagi daerah. Meningkatnya mobilitas penumpang diyakini dapat menciptakan peluang ekonomi baru, terutama bagi sektor usaha kecil, kuliner, jasa perhotelan, dan pariwisata.
Pemerintah Kabupaten Jember menyambut positif pengoperasian layanan tersebut.
Mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Harry Agustriono menilai konektivitas merupakan salah satu kunci utama percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, semakin terbuka akses transportasi, semakin besar pula peluang yang dimiliki daerah untuk berkembang dan bersaing.
"Jember memiliki banyak potensi yang perlu terus dipromosikan. Dengan akses transportasi yang semakin baik, kami optimistis peluang investasi, kunjungan wisata, dan aktivitas ekonomi masyarakat akan semakin meningkat," ujarnya.
Bagi Jember, kehadiran KA Pandalungan 2 bukan sekadar penambahan jadwal perjalanan kereta api.
Lebih dari itu, layanan ini menjadi simbol semakin terbukanya akses daerah menuju pusat-pusat pertumbuhan nasional, sekaligus harapan baru bagi percepatan pembangunan di berbagai sektor. (Endang).
