Foto Bupati Jember, H M Fawait (dok-istimewa).
Jember, Radarargopuro.com - Bupati Jember, H Muhammad Fawait akhirnya menjawab keresahan Kades sebab adanya pemangkasan Dana Desa oleh pemerintah pusat.
Bupati Fawait berkomitmen untuk menaikkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Jember untuk memaksimalkan kinerja pemerintah desa dalam pelayanan masyarakat maupun pembangunan infrastruktur.
"Sebenarnya meski ada pemangkasan DD, pemerintah pusat memberikan program prioritas yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG)," ungkap Gus Fawait di hadapan awak media, Kamis (12/02/2026), di pendopo Wahyawibawagraha.
Lanjut Gus Fawait, jika di Jember berdiri 300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), maka uang yang akan berputar di kabupaten Jember sekitar 4 triliun Rupiah.
"Untuk itu kita harus memastikan produk yang harus SPPG beli agar lebih mengutamakan produk lokal," tuturnya.
Bupati juga menegaskan akan melakukan koordinasi intens dengan pemerintah desa untuk melaksanakan program kedepan dalam pengelolaan DD maupun ADD.
"Komitmen kita akan menambahkan alokasi untuk ADD di anggaran perubahan agar kembali seperti semula, yang terpenting program KDMP dan MBG berjalan lancar," ucapnya.
Fawait juga berencana mengkolaborasikan pengembangan masyarakat miskin ekstrim atau pelaku UMKM baru dari masyarakat miskin untuk menjadi suplier SPPG yang ada di Jember, sebagaimana usulannya dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP TASKIN).
"Kami akan melakukan kajian dan mengeluarkan surat edaran bahwa SPPG di kabupaten Jember harus menggunakan produk lokallokal, baik produk peternakan, pertanian maupun UMKM," pungkasnya. (Red).
