Gus Fawait Ajak Pelajar Jember Berani Bermimpi Besar, Pendidikan Jadi Kunci Raih Masa Depan

Foto Gus Fawait saat Apel Akbar di SMPN 1 Pakusari. (Dok-Endang). 

JemberRadarargopuro.com - Bupati Jember Gus Muhammad Fawaid mengajak para pelajar untuk memiliki cita-cita setinggi mungkin dan tidak membatasi impian hanya karena kondisi ekonomi keluarga. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Siswa dalam program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) – Guse Menyapa di SMP Negeri 1 Pakusari, Senin (20/7/2026).

Di hadapan ratusan siswa SMP negeri dan swasta se-Kecamatan Pakusari, Gus Fawait membagikan kisah perjalanan hidupnya yang berangkat dari keluarga sederhana di desa hingga berhasil menjadi Bupati Jember. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk mengubah nasib.

"Saya juga anak desa. Saya bisa kuliah sampai doktor karena terus belajar. Jadi jangan pernah merasa tidak bisa hanya karena berasal dari keluarga sederhana," pesannya.

Untuk mendukung mimpi anak-anak Jember, Pemkab Jember terus memperluas program beasiswa. Pada tahun lalu lebih dari 7.000 mahasiswa memperoleh bantuan pendidikan, sedangkan tahun ini sekitar 4.000 mahasiswa kembali menerima beasiswa melalui berbagai jalur, baik prestasi akademik maupun non akademik.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga mengingatkan siswa agar tidak terjebak dalam pergaulan yang berujung pada pernikahan usia dini. 

Menurutnya, pendidikan harus menjadi prioritas karena pernikahan dini berisiko terhadap kesehatan ibu dan anak serta menjadi salah satu penyebab tingginya kasus stunting.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan penjelasan tenaga medis, usia ideal perempuan untuk hamil berada pada rentang 21 hingga 35 tahun. Karena itu, para pelajar diminta fokus menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi sebelum membangun rumah tangga.

Suasana Apel Berlangsung Interaktif. 

Bupati beberapa kali mengajak siswa berdialog mengenai cita-cita mereka, mulai dari ingin menjadi dokter hingga anggota Polri. Ia bahkan memberikan hadiah kepada siswa yang berani menjawab pertanyaan seputar pendidikan dan stunting.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Pakusari, Kukuh Prasetyo, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi kegiatan.

Menurutnya, motivasi yang diberikan Bupati diharapkan mampu membangun semangat belajar siswa sekaligus menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kecamatan Pakusari.

"Kami berharap anak-anak semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. MPLS tahun ini juga berjalan lancar, dan kegiatan ini menjadi penyemangat bagi seluruh peserta didik," ujarnya.

Kegiatan Apel Siswa Bunga Desa-Guse Menyapa diikuti pelajar dari SMP Negeri 1 Pakusari bersama sejumlah SMP swasta di Kecamatan Pakusari.

Selain memberikan motivasi pendidikan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, mencegah stunting, dan mempersiapkan generasi muda Jember yang berkualitas. (Endang). 

Lebih baru Lebih lama
Radar Argopuro com