Foto program Polantas Menyapa di Samsat Jember Timur. (Dok-istimewa).
Jember, Radarargopuro.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember meluncurkan program inovatif bertajuk "Polantas Menyapa" sebagai upaya signifikan untuk mereformasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kantor Samsat Bersama Jember Timur, Patrang, Selasa (21/04/2026).
Program inisiatif ini Satlantas Polres Jember rancang untuk mewujudkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan mengedepankan aspek humanis, sekaligus memangkas praktik percaloan dan Pungutan liar (Pungli).
Melalui program ini, Satlantas menerjunkan personel kepolisian secara langsung untuk berinteraksi dan memberikan pendampingan personal kepada para wajib pajak kendaraan bermotor.
Tujuan utamanya adalah memastikan setiap tahapan pengurusan dokumen bisa masyarakat lakukan sesuai prosedur resmi dan bebas dari biaya tak terduga.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata, mengatakan bahwa "Polantas Menyapa" adalah implementasi nyata dari semangat Transformasi Polri Presisi di lapangan.
“Program ini menjadi bukti nyata komitmen kami untuk menghadirkan layanan publik yang akuntabel, transparan, dan sepenuhnya berorientasi pada kepuasan masyarakat,” jelas AKP Bagas, pada Selasa (21/04/2026).
AKP Bagas memaparkan, petugas diwajibkan untuk memberikan sosialisasi detail mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan memastikan publik memahami struktur biaya resmi penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Penekanan utama ada pada penegasan bahwa seluruh layanan Satlantas Polres Jember, baik di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) maupun Samsat, harus menerapkan prinsip zero Pungli.
“Kami ingin mengubah persepsi masyarakat, menunjukkan bahwa Polri adalah mitra pelayanan yang hadir dengan hati dan profesionalitas, bukan sekadar aparat penegak hukum,” tegasnya.
Kasatlantas juga berharap, pendekatan yang lebih personal dan empatik ini mampu memperkuat kembali kepercayaan publik. "Kami juga berharap Program "Polantas Menyapa" menjadi tonggak terciptanya ekosistem layanan lalu lintas yang berintegritas dan modern, dengan kemudahan akses dan kepuasan warga sebagai prioritas tertinggi. (Fandi)
