Foto saat apel Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang kabupaten Jember mengimplementasikan program Gerakan Indonesia ASRI. (Dok-istimewa).
Jember, Radarargopuro.com - Selasa (10/03/2026), tim gabungan Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang kabupaten Jember gelar apel dan turun ke lapangan melakukan penertiban guna mendukung program Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI) inisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Gerakan Indonesia ASRI sejajar dengan SE Mendagri Nomor 600.11/889/SJ Tertanggal 18 Februari 2026 yang merujuk dari UU Nomor 18 Tahun 2008, UU Nomor 32 Tahun 2009, UU Nomor 23 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81 Tahun Tahun 2012 dan PP Nomor 66 Tahun 2014.
Adapun arti ASRI menurut Mendagri, Muhammad Tito Karnavian, Aman yang berfokus pada keamanan lingkungan, mitigasi risiko, dan ketertiban ruang publik. Kemudian Sehat yang berfokus pada kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat.
“Resik, berfokus pada kebersihan dan pengelolaan sampah terintegrasi," ungkap Tito, diambil dari laman kemendagri.co.id.
Jupriono, Kadis PU Cipta Karya Jember sekaligus tim Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Jember menyampaikan, bahkan Gerakan Indonesia ASRI terlaksana secara serentak se Indonesia melakukan gerakan penertiban, pelayanan masyarakat dan kelancaran lalu lintas, Selasa (10/03/2026), di halaman Gedung Pemkab Jember.
"Khusus untuk gerakan tutup lubang jalan dilaksanakan sampai tanggal 19 Maret 2026, sebab berbenturan dengan arus mudik lebaran," tuturnya.
Lanjut Jupriono, adapun lokasi kegiatan penutupan lubang jalan yakni meliputi ruas jalan Tawangmangu kecamatan Sumbersari, ruas jalan Lembengan - Cumedak kecamatan Ledokombo, ruas jalan Gayasan - Jatirejo kecamatan Jenggawah, ruas jalan Ambulu - Mangli kecamatan Ambulu, ruas jalan Sukoreno - Tegallo kecamatan Kalisat, ruas jalan Kemuningsari lor - Tamangluguh kecamatan Bangsalsari, ruas jl. Basuki Rahmat kecamatan Jombang, ruas jalan Kertosari - Antirogo kecamatan Pakusari, ruas jalan Kasiyan - Grenden kecamatan Puger, ruas jalan Karangbayat - Manggungan kecamatan Sumberbaru.
"Untuk penertiban menjaga kebersihan dan keindahan yakni di ruang publik yakni dari jalan A Yani kecamatan Kaliwates, jalan Gajah Mada kecamatan Kaliwates dan seterusnya," ucapnya.
Jupriono juga menyampaikan bahwa aksi hari pertama ini Pemkab Jember mengambil langkah persuasif.
"Saya berharap dengan langkah persuasif ini sudah cukup, sebab saya paham masyarakat Jember tertib dan kooperatif," pungkasnya.
Sementara Bambang Rudiyanto, Kasatpol PP Jember yang juga tim Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang (ITR) kabupaten Jember menambahkan, untuk kegiatan Gerakan Indonesia ASRI hari ini ada tiga regu, yakni sekitar tiga puluh orang.
"Kita juga bersinergi dengan OPD lain yang tergabung dalam Satgas ITR, yakni dinas Bapenda, PU CK, PU Bina Marga, Pol PP, Dishub dan Diskop UMKM," tegasnya.
Kasatpol PP juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan langkah humanis dan memberikan penyadaran ke masyarakat bahwa pedestrian khusus untuk pejalan kaki.
"Kalau ada yang menggunakan pedestrian untuk berniaga, harus mematuhi ketentuan yang berlaku, dan jika sudah selesai berjualan, maka lapaknya harus mereka bersihkan," paparnya.
Selain penertiban pedestrian, spanduk dan bangunan di atas bantaran sungai akan menjadi sasaran penertiban tim Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang guna merealisasikan Gerakan Indonesia ASRI.
"Jika di kemudian hari para pelanggar masih tetap melakukan pelanggaran maka nanti akan ada sanksi seperti denda dan lain - lain, untuk hari ini kita memberi peringatan saja," pungkasnya. (Red)
