Radar Argopuro com

Pengelola SPPG di Jember Minta Maaf Terkait Flexing Pegawai SPPG di Jember Pamer Gaji Pertama untuk Shoping Bareng Selingkuhan yang Tuai Kecaman

Foto lokasi SPPG Klatakan. (Dok-istimewa). 

Jember, Radarargopuro.com - Sejumlah pihak melontarkan kecamatan terkait aksi pamer atau Flexing sejumlah pegawai SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) jika gaji pertama untuk Beli iPhone, Honda Jazz juga shopping bareng selingkuhan beredar di tiktok.

Video yang diunggah oleh akun tiktok @sppgklatakan.jem dengan durasi 29 detik tersebut, saat ini sudah dihapus dari akun, namun sudah didownload dan beredar di sejumlah Group WAG.

Joko salah satu warga Jember menyayangkan aksi pamer yang di tunjukkan oleh sejumlah pegawai SPPG tersebut. "Gajinya UMK kalau di Jember kisaran 3 juta lebih sedikit, tapi sudah dipamerkan, ini menyakiti masyarakat yang lainnya, sangat tidak etis, apalagi Jember masih masuk kategori kemiskinan ekstrem," ungkap Joko.

Joko menambahkan, para pegawai SPPG, agar tidak pongah atau sombong karena sudah mendapat pekerjaan, lebih baik kalau gaji yang diterima digunakan seperlunya dan ditabung.

"Alangkah baiknya kalau honor yang didapat, ditabung dan digunakan sebaik mungkin, gak perlu dipamerkan," ucapnya.

Sementara Muhammad Irsyad kepala Dapur SPPG Klatakan saat media mengkonfirmasi mengakui jika video tersebut dilakukan oleh pegawai SPPG nya, namun video tersebut hanya sebagai konten, dan tidak sesuai kenyataan.

Pihaknya juga meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan tersebut, sehingga begitu ada reaksi, pemilik akun langsung menghapus video tersebut.

"Kami akui kami ceroboh, dan kami minta maaf kepada masyarakat, video tersebut hanya konten dan hiburan saja, bukan yang sebenarnya, saat ini video tersebut sudah kami hapus," tuturnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengingatkan, dan kedepan pihaknya akan lebih berhati-hati dalam setiap konten yang diunggah, apalagi menggunakan akun resmi milik SPPG.

"Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kami, dan kami akan lebih berhati-hati kedepannya, kami sendiri juga masih baru buka dan belum genap satu bulan, dan masih butuh masukan dari semua pihak," pungkasnya.(Red/*)

Lebih baru Lebih lama
Radar Argopuro com