Foto jembatan penghubung antar desa di dusun Krajan desa Bagon yang direvitalisasi pemerintah desa Bagon. (Dok-istimewa).
Jember, Radarargopuro.com - Wildan, warga desa Bagon kecamatan Puger mengapresiasi rencana revitalisasi jembatan penghubung antar desa di wilayahnya, sebab jembatan hasil swadaya di dusun Krajan layak untuk pemerintah revitalisasi.
Wildan berharap dengan adanya revitalisasi jembatan antar desa, penghubung desa Bagon dan Wringintelu bisa semakin meningkatkan perekonomian masyarakat desa Bagon.
"Alhamdulillah, jembatan yang dulu merupakan hasil swadaya masyarakat, meski sekarang masih berupa tiang, sekarang sudah direvitalisasi oleh pihak pemerintah desa," ungkap Wildan, Jum'at (28/11/2025).
Wildan juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa Bagon yang sudah merevitalisasi jembatan Mbah Klemuk akan jadi lebih baik lagi.
"Kalau berdasarkan pekerjaan pondasi jembatan, cukup bagus, kedalamannya sekitar 3 Meter, ini kokoh sekali," ucapnya.
Wildan juga berharap agar pekerjaan revitalisasi jembatan bisa segera rampung di tahun 2026, agar masyarakat bisa menggunakannya dan aktivitas lebih lancar.
Foto Kades Bagon, Akhmad Holili. (Dok-Pemkab Jember).
Sementara Ahmad Kholili, Kades Bagon menyampaikan bahwa revitalisasi jembatan Mbah Klemuk di tahun 2025 masih tahap pertama dan akan Pemdes lanjutkan di tahun anggaran 2026.
Kholili juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jembatan antar desa di dusun Krajan merupakan program darurat desa Bagon, sebab kondisi jembatan sebelumnya sangat riskan.
"Sebenarnya anggaran yang kita gunakan untuk membangun jembatan itu berasal dari program pembangunan aspal. Namun berhubung jembatan mengalami kerusakan, maka anggaran untuk jalan kita alihkan untuk revitalisasi jembatan," jelasnya.
Ahmad Kholili menegaskan bahwa saat ini hanya berupa pemasangan penyangga jembatan saja, sebab anggaran untuk pembuatan jembatan untuk tahap awal sangat minim, hanya 51 juta.
"InsyaAllah tahun 2026, program lanjutan revitalisasi jembatan di dusun Krajan menjadi prioritas maka akan kita rampungkan," jelas Kades Bagon, Jum'at (28/11/2025).
Kades Bagon juga berharap dengan adanya program revitalisasi jembatan di dusun Krajan, infrastruktur jembatan semakin kokoh dan lebih bermanfaat bagi masyarakat, sebab 30 persen masyarakat desa Bagon memiliki lahan pertanian di desa Wringintelu, pungkasnya. (Fandi).

