Radar Argopuro com

Perkuat Sinergi Industri, 73 Persen Lulusan SMKN 5 Jember Terserap Kerja, Ratusan DUDIKA Berkolaborasi

Foto Kasi SMK Cabdin Pendidikan Wilayah Jember, Muhammad Khotib SPd M AP, saat mengisi sarasehan Pembelajaran Mendalam di SMKN 5 Jember. (Dok-istimewa). 

Jember, Radarargopuro.com - Spektakuler, SMK Negeri 5 Jember kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu SMK dengan jaringan kemitraan industri terbesar di wilayah Jember - Lumajang.

Hingga tahun 2025, sekolah ini telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 150 Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDIKA) dalam berbagai program strategis.

Kepala SMKN 5 Jember, Nanda Wiratama MF, mengatakan bahwa kemitraan ini bukan sekadar seremoni, tetapi telah berjalan secara berkelanjutan melalui sinergi Teaching Factory (TEFA), penyelarasan kurikulum, penempatan kerja pasca kelulusan, hingga pendampingan kewirausahaan.

“Alhamdulillah, lebih dari 73 persen lulusan kami tahun 2025 terserap bekerja di DUDIKA dan berwirausaha. Sisanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Capaian ini luar biasa, semoga SMKN 5 Jember terus dipercaya masyarakat,” ungkap Nanda, Rabu (19/11/2025).

Nanda menegaskan komitmen sekolah untuk terus memperluas kerja sama industri serta meningkatkan kualitas kompetensi siswa agar semakin siap bersaing di pasar kerja.

Foto peserta sarasehan Pembelajaran Mendalam di SMKN 5 Jember. (Dok-istimewa). 

Penguatan SMK “BISA” untuk Meningkatkan Mutu

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember - Lumajang, Muhammad Khotib, menekankan pentingnya implementasi slogan SMK “BISA” (Berdaya, Inklusif, Sinergi, Adaptif) sebagai fondasi peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan.

“Ketika prinsip SMK BISA dijalankan oleh guru dan siswa, maka pembelajaran menjadi lebih bermakna, dan prestasi sekolah seperti SMKN 5 Jember akan semakin meningkat,” jelas Khotib dalam sarasehan penguatan pembelajaran mendalam SMK Pusat Keunggulan.

Khotib juga mengapresiasi sinergi industri yang telah dibangun SMKN 5 sebagai bentuk nyata transformasi SMK menuju sekolah vokasi berdaya saing.

Prestasi Sebagai Kritik Membangun

Pengawas Bina SMK, Muara, menyebut bahwa prestasi yang telah diraih SMKN 5 merupakan bentuk “kritik positif” untuk terus berbenah dan menjaga kualitas.

“Prestasi harus membuat sekolah semakin disiplin dan visioner. Tantangannya bukan hanya meraih, tetapi mempertahankan bahkan melampaui, menuju SMK yang benar-benar unggul,” tegasnya.

Muara mendorong agar penguatan Teaching Factory, budaya kerja industri, dan ekosistem vokasi terus dipertajam di sekolah.

Guru BP Siap Perkuat Karakter dan Daya Saing Siswa

Salah satu peserta, Ricky Ramadhan, mengaku sangat antusias mengikuti sarasehan tersebut. Sebagai guru Bimbingan dan Konseling (BP), dirinya melihat pembelajaran mendalam sangat relevan dalam membentuk karakter dan kompetensi siswa.

“Kami siap mengimplementasikan pembelajaran mendalam agar siswa SMKN 5 tidak hanya menguasai IPTEK, tetapi juga IMTAQ ilmu pengetahuan dan Ketakwaan,” tekad Ricky.

Menurutnya, penguatan karakter dan kecakapan abad 21 menjadi fondasi penting untuk menyiapkan lulusan yang kompeten, berbudaya kerja, dan siap bersaing di dunia industri maupun dunia usaha. (Red).

Lebih baru Lebih lama
Radar Argopuro com