Bupati Jember, H Muhammad Fawait saat memaparkan sejumlah program spektakuler dalam acara Pro Gus'e Update. (Dok-Istimewa).
Jember, Radarargopuro.com - Dihadapan puluhan awak media, Bupati Jember, H Muhammad Fawait alias Gus Fawait, memaparkan 7 terobosan atau program unggulan Pemkab Jember untuk mengembalikan kejayaan kabupaten Jember.
Gus Fawait menyampaikan terobosan spektakuler tersebut saat acara Pro Gus ' e Update di halaman kantor Pemkab Jember, Kamis (28/08/2025).
"Melalui program Pro Gus'e Update ini kami ingin menyampaikan secara transparan program - program Pemkab Jember kedepan," ungkap Gus Fawait.
Foto saat Bupati Fawait menyerahkan bantuan Alsintan (tengah -red). (Dok-Istimewa).
Lanjut Gus Fawait, kegiatan Pro Gus'e Update merupakan bagian dari keterbukaan rencana Pemkab Jember yang baru kepada masyarakat Jember, baik di kota hingga di pelosok desa.
Gus Fawait juga mengatakan bahwa Pemkab Jember akan melakukan serangkaian terobosan yakni melanjutkan program penghapusan denda pajak dari bulan Agustus hingga 31 Desember 2025.
"Sebelumnya Pemkab Jember sudah melakukan penghapusan denda pajak sejak bulan Mei hingga 31 Agustus, Jember merupakan kabupaten pertama yang melakukan penghapusan pajak daerah," tegasnya.
Bupati Jember juga menjelaskan bahwa Pemkab Jember sudah menurunkan pembayaran pajak atau karcis atau retribusi pasar yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan.
Fawait juga memaparkan bahwa untuk program kedua, Pemkab Jember akan mempermudah masyarakat yang akan mengurus administrasi untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
"Jika sebelumnya para calon PMI mengurus administrasi di kabupaten sebelah, sekarang cukup di Jember melalui dinas Perijinan Terpadu Satu Pintu (PTSP)," terangnya.
Politisi partai Gerindra ini juga menambahkan, program ketiga Pemkab Jember kedepannya yakni Bupati Cinta Kesehatan Ibu dan Anak (BUCIN ke Si Anak) untuk mengantisipasi angka kematian ibu dan anak di kabupaten Jember yang masih peringkat tertinggi di Jawa Timur.
"Program ini akan melibatkan seribu Nakes dan dokter spesialis obgyn untuk kita tugaskan di desa - desa dan kelurahan, dan akan kita perbantukan ribuan Nakes untuk membantu bidan dan kader Posyandu," cakapnya.
Gus Fawait juga menyampaikan bahwa program keempat Pemkab Jember yakni akan melakukan program imunisasi campak, dengan tujuan untuk mengantisipasi epidemi campak yang saat ini mulai mulai marak di beberapa kabupaten di Indonesia.
"Program kelima Pemkab Jember yakni mengusulkan ke pemerintah pusat agar seluruh pegawai kategori R4 agar menjadi PPPK paruh waktu," tegasnya.
Lanjut Bupati Fawait, program keenam Pemkab Jember yaitu akan memfasilitasi ribuan perizinan kapal nelayan kapal besar, menengah dan kecil, sehingga para nelayan akan lebih mudah mendapatkan BBM subsidi.
"Banyak nelayan bermasalah hukum karena kapalnya tidak memiliki izin, tahun ini target kita semua kapal nelayan memiliki izin," ungkapnya.
Lanjut Fawait, program ketujuh Pemkab Jember yakni mengoptimalkan lahan pertanian dan perbaikan infrastruktur pertanian dengan anggaran setara anggaran pertanian empat puluh tahun sebelumnya.
"Ini menunjukkan bahwa keberpihakan pemerintah ke petani, baik dari anggaran APBN, APBD provinsi maupun APBD kabupaten," pungkasnya. (Sul).